Bagiku, kau mendominasi ingatan. Karena itulah aku menulis surat ini untukmu. Agar suatu hari, saat aku tak sanggup mengingat lagi, kau tetap mengabdi. Mengabdi dalam tulisanku. Mengabdi dalam kisahku.
Pages
▼
Senin, 19 Januari 2015
"Seorang ibu (dan istri) tentu bisa sedih karena suaminya. Namun ia akan lebih sedih karena anak (-anak) nya."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar