Bagiku, kau mendominasi ingatan. Karena itulah aku menulis surat ini untukmu. Agar suatu hari, saat aku tak sanggup mengingat lagi, kau tetap mengabdi. Mengabdi dalam tulisanku. Mengabdi dalam kisahku.
Pages
▼
Senin, 16 Februari 2015
orangtuamu.
Ada yang selalu mendoakanmu setiap saat, sampai ia lupa mendoakan dirinya sendiri. Ada.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar