Bagiku, kau mendominasi ingatan. Karena itulah aku menulis surat ini untukmu. Agar suatu hari, saat aku tak sanggup mengingat lagi, kau tetap mengabdi. Mengabdi dalam tulisanku. Mengabdi dalam kisahku.
Pages
▼
Sabtu, 14 Januari 2017
20112016
semoga para ayah hari ini ingat bagaimana dulu ia memperjuangkan perempuan yang kini menjadi istrinya. semoga para ayah hari ini ingat bagaimana rasanya berdebar saat pertama kali berkunjung dan memperkenalkan diri ke orang tuanya. semoga para ayah hari ini ingat bahwa perempuan yang menjadi istrinya hari ini adalah perempuan yang paling diperjuangkannya. semoga dengan begitu, para ayah hari ini memahami bila ada anak laki-laki yang hendak meminta anak perempuannya. sebab peristiwa itu terulang, dan para ayah hari ini menyaksikan ada anak laki-laki yang dengan malu-takut-berusaha memberanikan diri mengetuk pintu dan berusaha mengucap nama anak perempuannya dengan benar. semoga Allah melembutkan hati para ayah di dunia ini. aamiin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar