Pages

Selasa, 09 September 2008

Berantakan, Tak Karuan, Kesakitan

Aku masih diam
perlahan
aku coba lupakan dia
aku coba benci dia

Ya Allah,
seberapa dalam Kau tancapkan cinta ini
Seberapa jauh Kau hunuskan cinta ke hati ini
seberat ini membenci dia
seberat ini melupakannya
bangun,

Mungkin ini takdir untukku
jadikan aku sosok pengganti di hidupnya
ia katakan cinta kepadaku
aku termenung, aku ragu
benarkah itu?

Dia muncul lagi di hadapanku
berantakan, tak karuan, kesakitan
tapi kenapa aku?
kenapa aku yang kau hampiri?
sepenting itukah aku untukmu?
Ya, aku tahu
dia menyayangiku
dia mencintaiku
aku tak peduli aku cintanya atau penggantinya
aku lelah dengan semua itu

Aku bawa dia keluar dari keterpurukan
menuju cahaya terang, meskipun hanya setitik
kamu harus yakin,
kamu bisa sembuh
Allah akan kabulkan mereka yang berdoa dan berusaha

aku mohon ya Allah
dia orang yang kematiannya paling tak kuinginkan di dunia ini
sembuhkan dia

0 thoughts: