Kamis, 15 Agustus 2013
salah alamat
pagi itu pak pos berhenti di rumahku.
aku sudah melonjak gembira
mengira bahwa itu surat darimu untukku.
tapi ternyata bukan,
pak pos itu salah alamat.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Bagiku, kau mendominasi ingatan. Karena itulah aku menulis surat ini untukmu. Agar suatu hari, saat aku tak sanggup mengingat lagi, kau tetap mengabdi. Mengabdi dalam tulisanku. Mengabdi dalam kisahku.
0 thoughts:
Posting Komentar