Minggu, 20 Januari 2013
cinta
akhirnya aku mengerti, al
bagaimana perasaanmu saat itu.
di waktu yang lalu,
aku menyangkal perasaanmu.
tentang bagaimana kau bisa cinta
pada orang yang tak pernah kau jumpa
tapi benar,
akhirnya aku mengerti, al
sekarang aku jatuh cinta
pada orang yang tak pernah ku jumpa
pada hal-hal sederhana yg ada pada dirinya.
Senin, 14 Januari 2013
perbaiki diri terlebih dahulu
Wanita yang baik, untuk laki-laki yg baik.
dan sebaliknya, laki-laki yg baik, untuk wanita yang baik.
Itu bukan kalimat fiksi tere liye, itu ditulis dalam kitab suci. Maka, kalau kalian saat ini bertanya tentang cinta, galau gulana, naksir teman sekolah, dsan sebagainya, ayo, sibukkanlah diri untuk memperbaiki diri. Ingatlah selalu, meski dia tampannya pol macam anggota boyband korea, atau baik dan culunnya maksimal seperti Pooh, perjalanan kalian masih panjang. Dengan terus sibuk memperbaiki diri, terus berdoa yang terbaik, well, kisah cinta kalian akan mekar dan indah pada waktunya, tanpa harus melanggar prinsip-prinsip hidup yang baik.
Menjaga kehormatan perasaan, boleh jadi, dalam kasus-kasus tertentu, sama pentingnya dengan menjaga kehormatan diri. Toh, takdir Tuhan tidak akan pernah tertukar.
-C.H.
hai kamu, ya kamu Asti
berhentilah berkeluh kesah
janganlah suka mengungkit
janganlah membanding-bandingkan
janganlah kau bermalas-malasan
dan jangan terlalu banyak bicara.
Minggu, 13 Januari 2013
Merubah cara padang life planning
Dulu aku ahli sekali membuat life
planning. Lengkap, detail, menyeluruh di setiap segi kehidupan. Dari target
spiritual, target pendidikan, target keluarga, target kepenulisan, hingga
target jalan-jalan. Namun sekarang aku sudah muak dengan semua itu. Bukan
karena menganggap itu tidak lagi bermanfaat. Namun aku terlalu angkuh untuk
melihat targetku kembali setelah waktunya habis dan melihat bahwa begitu banyak
target yang tidak kuselesaikan. Aku terlalu angkuh mengakui kekalahanku.
Aku masih percaya bahwa menuliskan
keinginan, harapan, dan mimpi pada sehelai kertas sangatlah penting.
Seolah-olah sudah menyelesaikan separuh jalan. Dan luar biasanya, ketika salah
satu keinginan menjadi kenyataan, padahal saat dituliskan aku tidak tahu
bagaimana cara mewujudkannya. Tapi tetap, bagiku menuliskan target-target lima
hingga lima puluh tahun ke depan terlalu mengada-ada. Tidak terlalu efektif
bagi orang sepertiku. Yang ada malah aku menuliskan dengan semangat pada
awalnya, dan tidak pernah kubuka lagi hingga dua tahun ke depan.
Maka aku menuliskan target hidupku
dengan cara sebaliknya. Menulis apa saja yang akan aku lakukan kalau aku mati
sekian hari lagi, atau sekian bulan lagi, atau sekian tahun lagi. Cara yang
bisa jadi terlihat sangat pesimis. Tapi bukankah itu intinya life planning?
Tentang apa yang aku bisa lakukan selagi aku hidup bukan?
Maka begitulah. Dengan cara berpikir
seperti itu, aku akan menyelesaikan apa-apa yang belum selesai dalam hidupku.
Meminta maaf pada orang-orang yang sudah lama kusakiti. Bertemu dengan
orang-orang yang sudah lama kuhindari. Melakukan hal-hal mendesak yang selama
ini kutunda karena berpikir masih ada banyak waktu. Dengan berpikir tidak waktu
lagi untuk hidup, itu sangat efektif untuk membuat seorang angkuh seperti
diriku mendapatkan pelajaran.
Dengan berpikir sebaliknya, akan ada
banyak hal yang kuselesaikan dengan segera. Semoga.
Langganan:
Postingan (Atom)
.jpg)


