Selasa, 30 Juni 2015
di balik kesibukan kita
kata seseorang, "kata sibuk hanya keluar dari seseorang yang tidak bisa mengatur waktunya."
aku rasa kita bukanlah orang-orang sibuk, kita hanyalah orang yang diberikan begitu banyak aktivitas. mungkin kita lelah, tapi aku rasa itu adalah sebuah bentuk perlindungan yang manis. bila kita mau memahami dari sudut pandang yang berbeda.
bila Allah memberikan begitu banyak amanah kepada kita, mungkin itu adalah sebuah bentuk perlindungan-Nya agar pikiran kita tidak terbang kemana-mana. Dia membuat waktu kita penuh dengan hal-hal yang bermanfaat. Pikiran kita dicurahkan untuk hal-hal yang jauh lebih penting daripada sekadar melamunkan seseorang. membayang-bayangkan masa depan. padahal masa depan itu adalah hari ini. hari yang sedang kita jalani.
Allah tidak ingin membiarkan kita memikirkan seseorang. Meski seseorang itu benar, tapi memikirkannya berlebihan bukanlah sebuah hal baik. meski seseorang itu takdir, tapi terus menerus membayangkannya juga bukan sebuah kebaikan. Allah melindungi kita sedemikian rupa. Dengan aktivitas yang tidak hanya membuat kita lupa memikirkannya, tapi justru meningkatkan kapasitas kita sebagai seorang manusia.
kisah di balik telur dadar
ada sebuah pepatah arab yang menurut saya keren: Baydhotul yaumi khoirun-min dajaajatil-ghadi, telur hari ini lebih baik daripada ayam esok hari.
maknanya sederhana saja, tetapi penting untuk selalu kita pegang: meskipun kecil dan tampak sepele, syukurilah apa yang sudah kita miliki saat ini. sebab belum tentu rencana dan harapan besar kita tentang apa yang akan kita peroleh esok hari akan benar-benar kita rengkuh.
sahur dan puasa mengajarkan kita tentang prinsip ini. sahur dengan apapun akan terasa nikmat kalau kita menyantapnya tanpa membayangkan hal-hal lain. syukuri saja apa yang ada, jangan banyak mengeluh. termasuk sahur dengan telur dadar..tentu jauh lebih nikmat daripada ayam goreng yang hanya di angan-angan, kan?
jika tak menikmati serta mensyukurinya, tujuh jam lagi kita hanya akan menyesal, sebab telur dadar dan nasi hangat itu nanti akan benar-benar kita rindukan siang pukul sebelas! :3
Senin, 29 Juni 2015
jika kamu diperbolehkan masuk
jangan pernah meremehkan kehormatan yang diberikan seseorang untuk masuk ke dalam kehidupannya.
karena sebelumnya, kehidupannya tidak pernah melibatkan kamu. Namun, dia melapangkan sebagian ruang untuk kemudian kamu masuki, mungkin bahkan kemudian kamu tinggali.
seperti apa pun ruangan itu, jangan pernah menganggapnya sesuatu yang kecil. tidak semua orang dengan mudah membiarkan orang lain masuk ke dalam rumahnya, baik itu yang berupa istana maupun yang sesederhana gubuk reyot.
kamu tidak pernah tahu apa yang terjadi di sana selama puluhan tahun sebelum kamu tiba.
ia sedang menuju kesini
ia sedang bersiap, entah mempersiapkan apa. aku tidak tahu. aku hanya tahu bila ia sedang bersiap. aku juga akan bersiap.
ia pasti orang baik. aku yakin dia orang baik. karena aku juga pasti menolak orang yang tidak baik, setidaknya dalam batas pengetahuanku tentangnya.
ia pasti sedang berdoa. entah apa yang dia doakan. aku merasa sedang berusaha mewujudkan doanya itu. belajar menjadi orang baik, mencari ilmu tentang segala sesuatu untuk hari nanti. bersiap diri. belajar ini dan itu. agar ketika ia datang, ia takjub karena doa-doanya menjadi kenyataan dalam diriku.
ia pasti sedang menuju kesini. aku tidak tahu sudah sampai mana perjalanannya. tapi aku percaya, ia sedang ke sini.
mempercayai orang itu akan lebih mudah ketika dia mempercayai hal yang sama dengan yang kau percayai. memeluk nilai yang sama dengan nilai yang kau anut. mengusahakan tujuan searah dengan yang kau tuju.
-sabilabiruni.
kalau saja jarak itu bisa dilipat hanya dengan sebuah doa, maka aku hendak mencari tahu doa seperti apa yang bisa melipat menjadi sedemikian rupa dekatnya. perjalanan panjang selama ini sama sekali tidak bisa membuat jarak menjadi dekat. sama sekali tidak membuat perubahan berarti. tidak ada beda antara satu meter dan seribu kilometer bila diantara kita tetap bukan siapa-siapa. dan kita masih berjalan sendiri-sendiri.
Perjalanan
yang bernama perjalanan itu menarik.
boleh jadi ia membuat tersesat.
membuat kita lupa untuk pulang, kadang-kadang.
membuat kita terkagum-kagum.
membuat kita merenung karena kesepian.
membuat kita bertanya-tanya tentang makna hidup.
membuat kita menemukan Tuhan,
atau justru semakin jauh.
membuat kita bertemu dengan teman,
lalu satu diantaranya menjadi pasangan.
yang bernama perjalanan itu menarik.
karena tidak akan ada perjalanan besar tanpa langkah pertama.
langkah pertama lah yang tidak pernah disadari
oleh semua orang di dunia ini.
bahwa langkah itu akan melemparnya pada keadaan yang
mungkin sangat jauh berbeda beberapa tahun lagi
kita juga jarang mengukur
seberapa jauh sebenarnya jarak yang sudah ditempuh.
kita lupa mengukurnya.
jangan-jangan sebenarnya, kita tidak kemana-mana.
meski rasanya sudah lama sekali berjalan.
menguras waktu, tenaga, dan perasaan.
atau jangan-jangan, kita tidak sedang berjalan ke depan.
tapi ke belakang, menjadikan perjalanan kita semakin jauh dari tujuan.
ya Allah, lindungilah kami.
semoga saat ini kami menempuh jalan yang benar.
aamiiin.
Langganan:
Postingan (Atom)