Rabu, 04 November 2015
ada yang menungguku.
ada yang menungguku di ujung sana, membuat aku ingin cepat sampai kesana. aku akan berlari menuju kesana, namun kau tahu jalan menuju sana tak semudah yang selalu kau dan aku bayangkan, ada kalanya aku harus berhenti sejenak mengumpulkan bekal untuk melanjutkan perjalanan ini.
atau mungkin aku ditakdirkan bertemu dengan banyak orang untuk sekedar mengambil pelajaran darinya, namun kau tenang saja. aku sedang menujumu.
ada yang menungguku di ujung sana, kudengar kau juga tak kalah payah dalam penantianmu. resah tentang kapankah yang ditunggu akan datang, namun kau tetap saja percaya bahwa aku akan datang.
ada yang menungguku di ujung sana, yang telah menyiapkan perapian hangat dan rumah yang nyaman serta semangkuk es krim kesukaanku. lihatlah kau sangat baik, membuat aku ingin segera sampai sana.
ada yang menungguku di ujung sana, yang dalam penantiannya tetap berdoa padaTuhan agar aku diberikan kekuatan, kesehatan, serta segala yang terbaik pada hidupku, dan dipertemukan dengannya.
aku tahu ada yang menungguku di sana, membuat aku ingin cepat sampai.
"karena perempuan yang menangis, tak pernah menyalahkan siapapun atas tangisannya. ia hanya menyesali dirinya sendiri, yang jatuh pada perasaannya sendiri."
Senin, 26 Oktober 2015
orang baik dan keren sold out-nya gak akan lama, kalau lama berarti yang ditunggu keren banget.
-quote of the day by ilma alyani-
jawaban Tuhan
ada banyak hal yang berserakan disini, termasuk hati. lalu kamu datang begitu saja, membereskannya tanpa permisi. aku berontak, mengusir kamu pergi jauh-jauh dari aku. namun kamu tersenyum sambil memberiku setangkai mawar putih, simbol perdamaian katamu.
esok harinya kamu masih saja menata ulang setiap kepingnya, membuatnya kembali utuh meskipun tak pernah sama seperti baru. aku tetap saja berteriak pada kamu untuk tak perlu melakukan banyak hal kepadaku. kamu bilang, kamu hanya tak sanggup melihat mataku yg sayu.
suatu senja, kamu bertanya padaku apa yg aku lakukan kala aku sendiri dengan kepingan hati yg berserakan. ku bilang, aku mengadu pada Tuhan, memohon diberikan yg paling baik dan paling sabar menghadapi aku.
lalu aku tersadar.
hei, apakah kamu adalah jawaban Tuhan pada doaku kala itu?
Senin, 19 Oktober 2015
sebelum kamu
Lee Seung Gi - Tonight
dan kamu tahu, lagu apa yang mengingatkanku pada saat-saat aku jatuh cinta padamu? iya, lagu ini, haha. lagu ini sebenarnya lagu patah hati, tentang seseorang yang ditinggal oleh kekasihnya, dan berjanji pada diri sendiri bahwa nanti malam dia tidak akan bersedih lagi. tapi uniknya lagu ini dibawakan dengan nada-nada yang ceria. dan pada malam itu, sebelum kamu memperkenalkan dirimu, sebelum aku jatuh cinta padamu, aku sedang melihat video ini. lagunya terus berulang-ulang sepanjang percakapan kita sampai pagi. well, pada akhirnya setiap mendengarkan lagu ini, rasanya aku kembali jatuh cinta padamu, dengan cara yg lebih besar.
Song Joong Ki - Really
ternyata benar jika ada yang bilang bahwa lagu bisa membawa kita pada kenangan. dan lagu ini, membawaku pada kenangan masa-masa mengerjakan skripsi. pada saat-saat aku ketakutan pada pagi, saat aku kebingungan, saat aku lebih menyukai malam, dan selalu ada sosok-sosok yang mendukungku dengan doa. saat itu, lagu ini yang berputar berulang-ulang pada PC mungil pink ku. dan sekarang, saat mendengarkan lagu ini, pikiranku selalu kembali ke kenangan itu..
dan untuk semua pihak yang sudah membantuku melewati masa-masa itu, lalu membuatku bertahan sampai hari ini, terima kasih banyak.
Minggu, 18 Oktober 2015
merasa kecil
pernah tidak kita bertemu dengan seorang teman yang begitu merasa rendah diri dengan apa yang dia miliki? merasa dirinya tidak lebih baik dari orang lain yang disebabkan oleh sesuatu yang sebenarnya tidak signifikan, tapi sangat signifikan dalam mengurangi kebahagiaan.
mereka yg merasa rendah diri karena almamaternya yang tidak sekeren kita, jurusan kuliahnya yang tidak sepopuler jurusan kita, bahkan pekerjaannya yg mungkin tidak semenarik kita? pernah? atau justru kita sendiri yang sedang mengalaminya sendiri ketika bertemu dengan orang lain?
saya dan teman baik saya sepakat untuk menyembunyikan almamater dan jurusan kami, meletakkan gelar sarjana cukup di ijazah, tidak pada undangan pernikahan, bukan hanya untuk sekedar urusan perkenalan. tidak pernah mengungkit tentang almamater kami atau jurusan di hadapan org lain, sekalipun kami ingin sekali membahasnya. berhenti membandingkan apa yg pernah kami jalani semasa kuliah dengan masa orang lain.
karena kami percaya bahwa setiap tempat memiliki kebaikannya masing-masing. dan segala sesuatu itu sama sekali tidak akan kelihatan di masyarakat, karena masyarakat tidak akan bertanya kamu lulusan mana. masyarakat akan memandang kebermanfaatan dan kebaikan manusianya. sopan tidaknya, baik tidaknya, jujur tidaknya, dan hal-hal yang sering lupa kita pelajari selama kuliah, tentang kemampuan beradaptasi dengan masyarakat dan kemampuan berkomunikasi dengan orang lain.
semua itu kami lakukan untuk pembelajaran penting agar kelak bila kami menjadi orangtua, kami tidak memaksa anak-anak kami untuk masuk ke kampus dan jurusan tertentu yang menurut kami terbaik. agar kami tidak memandang orang lain dari hal-hal seperti itu.
dan hari ini, saya dan teman saya sepakat untuk menyebarkan semangat ini kepada siapapun yang kami temui. bahwa itu semua tidak mengurangi sama sekali nilaimu sebagai manusia. manusia yang baik akan selalu memandang manusia dengan cara-cara yang lebih bijaksana daripada sekedar itu semua. peluang untuk mengembangkan kapasitas sama besarnya dengan di tempat lain sepanjang kita percaya bahwa kita bisa melakukannya, ditengah keterbatasan-keterbatasan yang kita miliki.
esok atau lusa jangan menjadi penyesalan. karena kita kuliah bukan untuk mencari pekerjaan, kan? kita belajar bukan demi uang, kan? semoga semangat menuntut ilmu itu masih murni, masih menjadi tujuan utama. karena idealisme kita saat kuliah akan diuji kemudian hari. semoga kita kuat mempertahankannya. semoga apapun nanti kita menjadi seperti apa, tetaplah menjadi orang baik.
Langganan:
Postingan (Atom)

