Pages

Sabtu, 21 Maret 2009

second,

kini aku menjelajahi kota cahaya,
kota temaram tempat negeri orang,
tahukah kau,
besok aku akan berperang,
bukan sebagai bala tentara,
bukan juga sebagai ultraman tiga,

tapi ini demi cinta,
demi keselamatanku seusai berperang,
percaya aku sayang,
aku akan kembali ke sana,
ke tempat kerlip kecilku berada,

Jumat, 20 Maret 2009

first,

ku tembus gelapnya malam,
tinggalkan kerlip kecilku di belakang,
tapi jangan meredup sayang,
ku hanya tinggalkanmu untuk sementara,
dan jika saatnya ku pulang nanti,
kan kubawakan kau setitik embun,
yang bisa menjadi penawar rindu kita berdua,
^^
aku janji sayang,

postingannya yoyok

bismillah...
malam ini, aku mau ke malang,
doain biar ga kenapa2 ya,
biar bisa ketemu asti lagi,

doain ya,
biar besok minggu bisa ngerjainnya
biar banyak maennya juga
biar pak sopir bus nya ga ngantuk
doain ya,
biar pas aku tinggal, asti ga jatoh lagi,
ga banyak petingkah dulu,
ga lompat-lompat dulu,
ampe bener bener sembuh deh,
ampe aku pulang, bisa jagain dia lagi.

Minggu, 15 Maret 2009

Katanya Pak Fahmi,

di dunia ini,
ga ada orang pinter
ga ada orang bodoh.
yang ada,
cuma orang yang udah tau
dan orang yang belum tau.

teman,
Allah menciptakan kita
dengan kapasitas otak yang sama.

Rabu, 04 Maret 2009

Mamaku yang Luar Biasa

Aku sayang mama.
Mama yang telah mengenalkanku kepada Allah.
Mama yang telah mengajariku shalat, mengaji, dan berpuasa.
Mama yang telah mengajariku menulis dan membaca.
Mama yang menguncir rambutku menjadi ekor kuda ketika aku kecil.
Mama yang merawat ketika aku sakit.
Mama yang melindungiku ketika aku dimarahin papa.
Mama yang merapikan buku-buku ku ketika aku tertidur di meja belajar.
Mama yang membereskan kamarku ketika aku buru-buru berangkat sekolah.
Mama yang mendoakanku setiap saat.
dan Mama wanita terhebat, yang telah Allah anugerahkan kepadaku.
Terima kasih Allah.
Terima kasih mama.
Aku sayang kalian semua.

Papaku yang Luar Biasa

Aku sayang papa.
Papa yang telah mengajariku berhitung.
Papa yang telah mengajariku mengendarai sepeda.
Papa yang telah menemaniku ke dokter gigi ketika gigiku pertama kali dicabut.
Papa yang selalu mengantarku ke sekolah.
Papa yang selalu menemaniku ketika ingin daftar sekolah.
Papa yang selalu mengajakku pergi keliling kota.
Papa yang selalu mengganti lampu kamarku ketika sedang rusak agar aku bisa belajar lagi.
dan papakulah sang pembalap sejati, yang telah Allah anugerahkan kepadaku.
Terima kasih Allah.
Terima kasih papa.
Aku sayang kalian semua.

Sabtu, 21 Februari 2009

gardu mau mau mau?

kami punya gardu,
namanya gardu mau mau mau,
gardunya kecil,
letaknya nun jauh di sana,
hanya kami yang tahu,
dan kalian tidak boleh tahu,
sekarang, saat aku menuliskan tulisan ini,
aku tak pernah bisa kesana lagi,
karena sesuatu hal,

kata orang,

seseorang tidak akan menjadi tua, ketika dia bertambah umurnya,
tapi seseorang akan menjadi tua, ketika hilang segala mimpinya.

seseorang tidak akan menjadi tua, ketika dia keriput kulitnya,
tapi seseorang akan menjadi tua, ketika mati semua semangatnya.