Pages

Jumat, 08 Oktober 2010


aku mencintaimu dengan sederhana
dalam diam yang tak terasa
dalam doa yang tak terdengar
dalam puisi yang tak terbaca
dalam malam yang aku terjaga.

aku mencintaimu dengan sederhana,
sederhana.
selamanya.


Minggu, 03 Oktober 2010

alhamdulillah, ilmu yg bermanfaat

kata kakak kelas, kami baru bener2 ngerasain gimana rasanya "harus belajar" pas tahun kedua, pas semester 3 dan 4,
jadwalnya padet, praktikum sana sini, laporan sana sini, pretes ini itu, dan harus baca ini itu,
aku tau, emang harusnya kayak gitu yg namanya kuliah di tempat ini,
dan aku tau, aku harus bener2 bisa bagi waktu, harus punya skala prioritas,
alhasil, satu blok udah lewat, blok neoplasma kemaren,
bisa dianggep lancar lah,
tapi bukan karena aku bisa ngerjain semua soal ujiannya, bukan,
tapi karena aku dapetin banyak pelajaran2 baru dari blok ini,
blok neoplasma ini "nyeritain" tentang tumor, pertumbuhan jaringan yg abnormal,
oia, ternyata, yg namanya tumor itu, bukan penyakit yg kita anggep ngeri selama ini. arti dari kata tumor itu cm benjolan kog. udah, benjolan doang. jadi, klo kepala kita kejeduk, kan benjol tuh, ya itu namanya tumor. lucu ya, ngebayangin bilang "aku kena tumor nih", padahal cuma benjol dikit doank, hehe,
dan mudah2an, di blok selanjutnya, blok sistem syaraf, walaupun budaya dari tahun ke tahun yg remidi blok ini a'udzubillah banyaknya, aku bisa menyerap ilmu yg jauh lebih banyak dibanding blok -blok yg kemaren,

amiiiin, berikan aku ilmu yg berguna dan berkah ya Allah,

seberapa pantas

Seberapa pantaskah kau untuk kutunggu
Cukup indahkah dirimu untuk selalu kunantikan
Mampukah kau hadir dalam setiap mimpi burukku
Mampukah kita bertahan di saat kita jauh

Seberapa hebat kau kubanggakan
Cukup tangguhkah dirimu untuk selalu kuandalkan
Mampukah kau bertahan dengan hidupku yang malang
Sanggupkah kau meyakinkan di saat aku bimbang

Sayangnya
Hanya kaulah yang benar-benar aku tunggu
Hanya kaulah yang benar-benar memahamiku
Kau pergi dan hilang ke manapun kau suka

Sayangnya
Hanya kaulah yang pantas untuk kubanggakan
Hanya kaulah yang sanggup untuk aku andalkan
Di antara pedih aku slalu menantimu

Mungkin kini kau telah menghilang tanpa jejak
Mengubur semua indah kenangan
Tapi aku selalu menunggumu di sini
Bila saja kau berubah pikiran

(sheila on 7)

belajar, teruslah belajar !

kita sekolah, bukan buat dapet nilai A, bukan buat dapet ijasah,
tapi kita sekolah itu buat belajar, menangkap semua ilmu kehidupan, dan mendalami ilmu yg kita sukai,

kita sekolah, bukan buat dapetin gaji yang besar, biar nanti bisa punya rumah besar, dan punya mobil banyak,
tapi kita sekolah itu buat jadi orang besar, yang memberikan manfaat untuk orang lain sebesar-besarnya,,

Rabu, 29 September 2010

setidaknya kita sudah mendengarkan,
kita sudah berusaha,
kita sudah belajar,
kita sudah berdoa,
jika yang kita dapatkan tidak sesuai dengan yang kita harapkan,
yakinlah, sisanya pasti akan diberikan oleh Allah nanti,
dengan cara yang berbeda,
di waktu yang tak terduga,
sesuatu yg luar biasa,

Jumat, 24 September 2010

aku seorang putri raja

jika aku putri raja,
maka ijinkan aku untuk keluar dari kastil ini,

jika aku putri raja,
maka ajak aku untuk mengunjungi rakyatku,

jika aku putri raja,
maka biarkan aku menolong rakyatku dengan kelebihanku,

jika aku putri raja,
maka ajari aku belajar untuk menutupi kekuranganku,

jika aku putri raja,
maka ingatkan aku untuk memperbaiki semua kesalahanku,

jika aku putri raja,
lalu kenapa?
bisakah itu menjadi alasanmu untuk seperti itu?

jadikan aku seorang dokter yg Engkau ridhai ya Allah,,

memilih jalan menjadi mahasiswa kedokteran adalah memilih jalan berbakti,
berbakti pada masyarakat yg masih akrab dengan busung lapar dan gizi buruk,

memilih menjadi mahasiswa kedokteran adalah memilih jalan empati,
ketika dengan lembut kita merangkul dan menguatkan seorang nenek tua yang baru saja kehilangan anaknya karena malaria,

memilih menjadi mahasiswa kedokteran adalah memilih jalan kemanusiaan,
ketika kita tergerak dalam tim medis penanggulangan bencana dengan cuma-cuma,

memilih menjadi mahasiswa kedokteran adalah memilih jalan kepedulian,
saat kita terpaku dalam sujud2 panjang, mendoakan kesembuhan dan kebahagiaan pasien2 kita,

memilih menjadi mahasiswa kedokteran adalah memilih jalan berbagi,
ketika seorang tukang becak menangis di depan kita karena tidak punya uang untuk membayar biaya rumah sakit anaknyayang terkena demam berdarah. lalu, dengan senyum terindah yg pernah disaksikan dunia, kita menepuk bahunya dan berkata," jangan menangis lagi pak, insyaAllah saya akan bantu mengatasinya"

memilih menjadi mahasiswa kedokteran adalah memilih jalan kasih sayang,
ketika dengan sepenuh cinta kita mengusap rambut seorang anak dengan leukimia dan kita berbisik di telinganya," dik, mau diceritain dongeng nggak sama mbak dokter?"

memilih menjadi mahasiswa kedokteran adalah memilih jalan ketegasan,
ketika sebuah perusahaan farmasi menjanjikan komisi besar untuk target penjualan obat2nya, lalu dengan tetap tersenyum kita mantap berkata," maaf, saya tidak akan mengkhianati pasien dan hati nurani saya"

memilih menjadi mahasiswa kedokteran adalah memilih jalan pengorbanan,
saat tengah malam tetangga dengan panik mengetuk pintu rumah kita karena istrinya melahirkan, lalu dengan ikhlas kita beranjak dari hangatnya selimut untuk menolong beliau,

memilih menjadi mahasiswa kedokteran adalah memilih jalan untuk mencari ridha Allah. bukan, bukan kekayaan atau penghormatan manusia yang kita cari,

dan memilih menjadi mahasiswa kedokteran adalah memilih jalan menuju surga, dimana dokter sudah tidak lagi perlu ada,

insyaAllah ketemu kog,

Bertengkar, terus saja bertengkar,
Entah apa yg jadi permasalahannya,
Aku tahu kita sama,
Hanya saja cara kita yg berbeda,
Cukup, kita mulai dari awal lagi,
Bukan sebagai putri dan pangeran manja yg berebutan untuk disuapi,
Tapi sebagai dua orang dokter yg juga harus berjuang demi orang lain dengan caranya masing-masing,
Aku lewat jalan sini, kamu lewat jalan sana,
Aku yakin, di ujung jalan sana, jalan ini akan bertemu, dan kita akan bersama lagi,
insyaAllah, jika Allah menghendakinya,