Pages

Rabu, 17 Juli 2013

try a new one


udah seminggu ini di kosan sebatang kara yang lain pada pulang. 
jadi beginilah, mari kita kencan berdua saja, setiap menjelang buka puasa.
menyantap makanan di tempat yang belum pernah dicoba, ceria setiap harinya.
hap hap! semangat berpuasa.


asti & nurul.

paragon


kencan kita bertiga yang kedua


saling usil. saling memaafkan.


love



dear diary,
nasihat mama membuatku menangis malam ini. apa yang mama katakan tadi, menyentuhku teramat dalam. menurutnya, bila kita mencintai seseorang dengan tulus, seharusnya waktu dan jarak tidak lagi menjadi sesuatu yang memberatkan. mencintai seseorang itu berarti membawa sosoknya di hati kita setiap waktu. ia melebur menjadi bagian dari kita. satu hati, satu nadi.


kenangan



jauh lebih menyenangkan mengenang sesuatu yang hanya selintas terjadinya, bukan?
bahkan dalam banyak kesempatan, jauh lebih menyenangkan mengenang sesuatu yang sepantasnya terjadi tetapi kita tidak membuatnya terjadi, meski kita bisa dengan mudah membuatnya terjadi.


having a children



pengalaman mempunyai anak tidak ada bandingannya, asti. tak ada yang sepadan untuk menggantikannya. kita tidak dapat menggantikannya dengan seorang teman. kita tidak dapat menggantikannya dengan seorang pacar. kalau kita ingin merasakan tanggung jawab yang sepenuh-penuhnya kepada sesama manusia, dan belajar mencintai serta menjalin ikatan yang sedalam-dalamnya, tak ada cara lagi selain mempunyai anak.
-mama.


Senin, 15 Juli 2013

kajian hari sabtu lalu



Dunia itu hanya sarana, jangan dijadikan sebagai tujuan hidup.


kereta surat


ada banyak kesamaan antara tukang pos dan masinis kereta.

kereta membawa orang-orang sampai tempat tujuan dengan selembar tiket.
surat dikirim ke tempat tujuan dengan selembar perangko.

kereta adalah perjalanan fisik yang kita rasakan.
surat adalah perjalanan mental yang kita renungkan.

masinis kereta membawa tubuh.
dan tukang pos membawa hati.

mereka mirip satu sama lain.




"seseorang yang bersedia hidup itu berarti
dia harus bersedia untuk direpotkan oleh orang lain,
dan bersedia untuk tidak merepotkan orang lain." 
- papa.