tak perlu ku jelaskan semuanya.
cukup kau perhatikan karyaku,
maka kau akan mengerti.
Senin, 16 Januari 2012
rahasia antara aku dan papa
ini dunia sederhanaku,
tempat ku sendiri
tempat ku bermimpi
tempat dimana langit tak sekedar ilusi.
ini dunia sederhanaku,
aku belajar mencintai
belajar menepati janji
selalu gugup bertemu pujaan hati
ini dunia sederhanaku,
ada catatan kecil di sana
bukti bahwa dia yg pertama
dia satu-satunya
dan dia selamanya
ini dunia sederhanaku,
hatiku sudah terikat di sana
pada sesuatu yg diamanahkan untuk dibina
dan pada seseorang yg membuatku tenang
setiap berjalan di belakangnya.
tempat ku sendiri
tempat ku bermimpi
tempat dimana langit tak sekedar ilusi.
ini dunia sederhanaku,
aku belajar mencintai
belajar menepati janji
selalu gugup bertemu pujaan hati
ini dunia sederhanaku,
ada catatan kecil di sana
bukti bahwa dia yg pertama
dia satu-satunya
dan dia selamanya
ini dunia sederhanaku,
hatiku sudah terikat di sana
pada sesuatu yg diamanahkan untuk dibina
dan pada seseorang yg membuatku tenang
setiap berjalan di belakangnya.
Minggu, 15 Januari 2012
five people
Jika kamu punya orang berarti di detik-detik terakhir UAN dan UASmu saat SMA,
maka aku juga punya.
Selain sahabat utamaku (Nuri, Laily, Naila, Inez, dan Amel), ada 5 orang lagi di sini.
Mereka adalah Priyo, Fajar, Ferry, Andhika, dan Eka.
Semuanya dengan spesialisasi masing-masing.
Priyo yg ahli di bidang matematika,
Ferry kimia. Fajar biologi. Andhika fisika. dan Eka di bidang bahasa, baik bahasa indonesia, maupun bahasa jawa.
Ilmu yg aku "curi" dari mereka berlima, aku bagi ke teman-teman yg lain. Bisa dibilang seperti ilmu turun temurun, haha.
Terima kasih untuk semua pihak terkait yg membuatku semangat hingga detik-detik terakhir SNMPTN.
Terima kasih juga untuk pihak-yang-aku-ingin-sekali-belajar-bersamanya yg tak bisa ku sampaikan di sini.
Walaupun sekarang tak ada lagi di antara kita yg bergerak di bidang yg sama, semoga suatu saat kita bisa bekerja sama lagi kawan :)
maka aku juga punya.
Selain sahabat utamaku (Nuri, Laily, Naila, Inez, dan Amel), ada 5 orang lagi di sini.
Mereka adalah Priyo, Fajar, Ferry, Andhika, dan Eka.
Semuanya dengan spesialisasi masing-masing.
Priyo yg ahli di bidang matematika,
Ferry kimia. Fajar biologi. Andhika fisika. dan Eka di bidang bahasa, baik bahasa indonesia, maupun bahasa jawa.
Ilmu yg aku "curi" dari mereka berlima, aku bagi ke teman-teman yg lain. Bisa dibilang seperti ilmu turun temurun, haha.
Terima kasih untuk semua pihak terkait yg membuatku semangat hingga detik-detik terakhir SNMPTN.
Terima kasih juga untuk pihak-yang-aku-ingin-sekali-belajar-bersamanya yg tak bisa ku sampaikan di sini.
Walaupun sekarang tak ada lagi di antara kita yg bergerak di bidang yg sama, semoga suatu saat kita bisa bekerja sama lagi kawan :)
3 generasi turun-temurun
Di rumahku, ada 2 pohon srikaya sekarang. Yang pertama, itu dari biji srikaya pemberian sahabatku beberapa tahun yg lalu. Awalnya cuma iseng nanem bijinya di halaman depan rumah. Hingga tahun pertama aku tak sadar kalau penanamannya ternyata berhasil.
Sampai suatu hari:
"Pah, itu pohon apa?"
"Pohon sirsak, ga tau siapa yg nanem. Tau kali ya Papa suka sama srikaya."
Well, ternyata penanamannya berhasil! Betapa suburnya tanah indonesia. haha.
Makin ke sini, makin tumbuh besarlah si pohon itu.
Walaupun belum sebesar tubuh induknya yg ada di rumah sahabatku, dia sudah mulai menghasilkan buah walaupun masih dalam jumlah terbatas. Produksi buah itu baru ada di tahun 2011 kemarin.
Mungkin karena buahnya masih terbatas dan ditambah Papa yg suka sama srikaya, di rawatlah bakal buah itu hingga cukup matang, dan besarnya di atas rata-rata. Buah pertama, besarnya hampir sebesar kepala Salsa, menakjubkan.
Dan dari biji buah itu, Papa kembangkan lagi. Pohon yg kedua ini masih kecil, mungkin belum ada satu tahun, dan tentunya belum mulai menghasilkan buah.
Mungkin sekarang musim sirsak lagi kali ya, kemarin si pohon pertama menghasilkan buah lagi. Tapi si pohon agak usil sekarang, si Pohon ini bikin perdebatan kecil antara kedua orangtuaku.
mama: "Pah, buahnya dah mateng itu, petik aja."
papa: "Belum, itu belum cukup besar."
mama: "apanya yg belum besar, dah gede begitu."
papa: "tapi belum sebesar yg kemarin."
mama: "ya terserah, nanti kalo misalnya di ambil orang karena pada kepengen jangan salahin mama lho ya."
papa: "........yawdah ma petik aja"
mama: "nah gitu donk" (dengan senyum penuh kemenangan)
*Haha, aku yg memperhatikan dari balik jendela, hanya bisa geleng-geleng kepala.
Dasar si pohon pertama, cepatlah kau besar nak.
banmal song translation
The day when I first saw you
Your bright smile full of shyness
we’ll get closer after today
Every day, I have heart-fluttering expectations
What I must say to you
How to get you to laugh
I fear it’ll get awkward when I try to hold your hand
All I can do is smile shyly
Hopefully we can speak simply to each other
Even though it’s still awkward and unfamiliar
Instead of saying ‘thank you’
Talk to me in a friendlier way
Hopefully we can speak simply to each other
You walk towards me slowly, step by step
Now look at my two eyes and tell me
I love you
The day when I held your hand
I felt my heart stop beating
I don’t even remember what I said
All I feel is a flutter in my stomach
Hopefully we can fall in love with each other
I’ll never let go of your two hands from my grasp
The light of your eyes, gazing at me
I hope there will only be joyful smiles
We can probably fall in love with each other
We can learn on one another and take care of each other
Looking into your eyes, my two eyes
They’re talking to you
I love you
Your bright smile full of shyness
we’ll get closer after today
Every day, I have heart-fluttering expectations
What I must say to you
How to get you to laugh
I fear it’ll get awkward when I try to hold your hand
All I can do is smile shyly
Hopefully we can speak simply to each other
Even though it’s still awkward and unfamiliar
Instead of saying ‘thank you’
Talk to me in a friendlier way
Hopefully we can speak simply to each other
You walk towards me slowly, step by step
Now look at my two eyes and tell me
I love you
The day when I held your hand
I felt my heart stop beating
I don’t even remember what I said
All I feel is a flutter in my stomach
Hopefully we can fall in love with each other
I’ll never let go of your two hands from my grasp
The light of your eyes, gazing at me
I hope there will only be joyful smiles
We can probably fall in love with each other
We can learn on one another and take care of each other
Looking into your eyes, my two eyes
They’re talking to you
I love you
Sabtu, 14 Januari 2012
laporan perjalanan
Ini masih jam 6,
Haduh, kenapa sudah palpitasi.
Coba sibukkan dengan hal yg lain.
Oke, ini sudah jam 9
Saatnya mempersiapkan diri.
Haduh, mau sampai kapan palpitasi ini.
Sampai di sana, selalu begini
Selalu aku yg sampai pertama
Tapi tak apa, aku bisa membaca buku anak-anak bilingual di toko buku mini itu.
Ternyata membaca buku membuatku sedikit lebih tenang.
Dia datang, membawa kabar gembira.
70 menit perjalanan, isilah dengan cerita sesukamu.
Aku suka gayamu setiap bercerita.
Oke, kita sudah sampai
Berjalanlah mengelilingi dunia
Mulai dari ular yg kesepian,
Kelinci yg ingin ku bawa pulang,
Kebo bule,
Entah kerbau atau sapi yg pantatnya putih,
Kijang yg mirip kancil,
Kancil yg ternyata jauh lebih kecil dari bayanganku,
Kanguru yg pipis sembarangan,
Elang yg lompat-lompat kebingungan,
Merak yg minta dielus-elus,
Babi yg lagi makan ketimun,
Buaya yg ga keliatan,
Gajah yg gadingnya di potong,
Beruang madu yg kerjaannya tidur melulu,
Singa yg mirip sm tokoh film lion king,
Harimau yg bolak-balik cari perhatian,
Monyet yg ngerebut makanan temennya,
Orang utan yg mandi-tapi-bukan-mandi,
Dan terakhir, soto sebagai penanda kita sudah impas.
Terakhir, saatnya kita pulang.
80 menit perjalanan
Haduh kita kebablasan.
Sampaikan salam perpisahan, yg diikuti oleh si hujan,
Semoga lain waktu kita bisa mengelilingi dunia lagi kawan.
Terima kasih untuk semuanya.
Haduh, kenapa sudah palpitasi.
Coba sibukkan dengan hal yg lain.
Oke, ini sudah jam 9
Saatnya mempersiapkan diri.
Haduh, mau sampai kapan palpitasi ini.
Sampai di sana, selalu begini
Selalu aku yg sampai pertama
Tapi tak apa, aku bisa membaca buku anak-anak bilingual di toko buku mini itu.
Ternyata membaca buku membuatku sedikit lebih tenang.
Dia datang, membawa kabar gembira.
70 menit perjalanan, isilah dengan cerita sesukamu.
Aku suka gayamu setiap bercerita.
Oke, kita sudah sampai
Berjalanlah mengelilingi dunia
Mulai dari ular yg kesepian,
Kelinci yg ingin ku bawa pulang,
Kebo bule,
Entah kerbau atau sapi yg pantatnya putih,
Kijang yg mirip kancil,
Kancil yg ternyata jauh lebih kecil dari bayanganku,
Kanguru yg pipis sembarangan,
Elang yg lompat-lompat kebingungan,
Merak yg minta dielus-elus,
Babi yg lagi makan ketimun,
Buaya yg ga keliatan,
Gajah yg gadingnya di potong,
Beruang madu yg kerjaannya tidur melulu,
Singa yg mirip sm tokoh film lion king,
Harimau yg bolak-balik cari perhatian,
Monyet yg ngerebut makanan temennya,
Orang utan yg mandi-tapi-bukan-mandi,
Dan terakhir, soto sebagai penanda kita sudah impas.
Terakhir, saatnya kita pulang.
80 menit perjalanan
Haduh kita kebablasan.
Sampaikan salam perpisahan, yg diikuti oleh si hujan,
Semoga lain waktu kita bisa mengelilingi dunia lagi kawan.
Terima kasih untuk semuanya.
Langganan:
Postingan (Atom)
