Pages

Senin, 16 Januari 2012

Nintendo


my first video game.
nintendo (1994)

dikenal lewat karyanya


"If you live each day as if it was your last, someday you'll most certainly be right. Remembering that you'll be dead soon is the most important tool to help you make the big choices in life." (Steve Jobs, 2005)

"Your work is going to fill a large part of your life, and the only way to be satisfied is to do what you believe is great work. And the only way to do a great work is to love what you do. If you haven't found it yet, keep looking." (Steve Jobs, 2005)

"Orang-orang berpikir bahwa fokus berarti mengatakan 'ya' untuk hal yang anda harus fokus padanya. Ini sama sekali tidak tepat. Fokus berarti mengatakan 'tidak' pada ratusan ide-ide bagus lainnya. Anda harus memilih dengan hati-hati." (Steve Jobs, 2008)

dikutip dari buku "Steve Jobs, stay hungry stay foolish"

aku jatuh cinta pada dua hal.
pada bintang,
dan juga dirimu.
jika ada bintang yg terindah,
maka itu dirimu.

haha, preeet xp

biar karyaku yg berbicara

tak perlu ku jelaskan semuanya.
cukup kau perhatikan karyaku,
maka kau akan mengerti.

rahasia antara aku dan papa

ini dunia sederhanaku,
tempat ku sendiri
tempat ku bermimpi
tempat dimana langit tak sekedar ilusi.

ini dunia sederhanaku,
aku belajar mencintai
belajar menepati janji
selalu gugup bertemu pujaan hati

ini dunia sederhanaku,
ada catatan kecil di sana
bukti bahwa dia yg pertama
dia satu-satunya
dan dia selamanya

ini dunia sederhanaku,
hatiku sudah terikat di sana
pada sesuatu yg diamanahkan untuk dibina
dan pada seseorang yg membuatku tenang
setiap berjalan di belakangnya.

Minggu, 15 Januari 2012

ternyata benar,
hatimu tak sesederhana lisan yg terucap.

five people

Jika kamu punya orang berarti di detik-detik terakhir UAN dan UASmu saat SMA,
maka aku juga punya.
Selain sahabat utamaku (Nuri, Laily, Naila, Inez, dan Amel), ada 5 orang lagi di sini.
Mereka adalah Priyo, Fajar, Ferry, Andhika, dan Eka.
Semuanya dengan spesialisasi masing-masing.
Priyo yg ahli di bidang matematika,
Ferry kimia. Fajar biologi. Andhika fisika. dan Eka di bidang bahasa, baik bahasa indonesia, maupun bahasa jawa.
Ilmu yg aku "curi" dari mereka berlima, aku bagi ke teman-teman yg lain. Bisa dibilang seperti ilmu turun temurun, haha.
Terima kasih untuk semua pihak terkait yg membuatku semangat hingga detik-detik terakhir SNMPTN.
Terima kasih juga untuk pihak-yang-aku-ingin-sekali-belajar-bersamanya yg tak bisa ku sampaikan di sini.
Walaupun sekarang tak ada lagi di antara kita yg bergerak di bidang yg sama, semoga suatu saat kita bisa bekerja sama lagi kawan :)

3 generasi turun-temurun



Di rumahku, ada 2 pohon srikaya sekarang. Yang pertama, itu dari biji srikaya pemberian sahabatku beberapa tahun yg lalu. Awalnya cuma iseng nanem bijinya di halaman depan rumah. Hingga tahun pertama aku tak sadar kalau penanamannya ternyata berhasil.
Sampai suatu hari:
"Pah, itu pohon apa?"
"Pohon sirsak, ga tau siapa yg nanem. Tau kali ya Papa suka sama srikaya."
Well, ternyata penanamannya berhasil! Betapa suburnya tanah indonesia. haha.
Makin ke sini, makin tumbuh besarlah si pohon itu.
Walaupun belum sebesar tubuh induknya yg ada di rumah sahabatku, dia sudah mulai menghasilkan buah walaupun masih dalam jumlah terbatas. Produksi buah itu baru ada di tahun 2011 kemarin.
Mungkin karena buahnya masih terbatas dan ditambah Papa yg suka sama srikaya, di rawatlah bakal buah itu hingga cukup matang, dan besarnya di atas rata-rata. Buah pertama, besarnya hampir sebesar kepala Salsa, menakjubkan.
Dan dari biji buah itu, Papa kembangkan lagi. Pohon yg kedua ini masih kecil, mungkin belum ada satu tahun, dan tentunya belum mulai menghasilkan buah.
Mungkin sekarang musim sirsak lagi kali ya, kemarin si pohon pertama menghasilkan buah lagi. Tapi si pohon agak usil sekarang, si Pohon ini bikin perdebatan kecil antara kedua orangtuaku.
mama: "Pah, buahnya dah mateng itu, petik aja."
papa: "Belum, itu belum cukup besar."
mama: "apanya yg belum besar, dah gede begitu."
papa: "tapi belum sebesar yg kemarin."
mama: "ya terserah, nanti kalo misalnya di ambil orang karena pada kepengen jangan salahin mama lho ya."
papa: "........yawdah ma petik aja"
mama: "nah gitu donk" (dengan senyum penuh kemenangan)
*Haha, aku yg memperhatikan dari balik jendela, hanya bisa geleng-geleng kepala.
Dasar si pohon pertama, cepatlah kau besar nak.