Pages

Selasa, 30 April 2013



bagian terbaik dalam kehidupan sering kali dilewatkan dengan ucapan: "masih terlalu awal", dan kemudian, "sudah terlambat".




Hei, asti.

maka apa kamu mengira bahwa Allah menciptakan kamu secara main-main saja? dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada-Nya?




Kamis, 25 April 2013

tuhan, ini cinta..


aku mengenalnya dengan cara yang tak biasa,
aku mulai menyukainya dengan alasan yang tak biasa,
dan kini aku mencintainya dengan cinta yang tak biasa..
aku sedang jatuh cinta
tuhan, ini cinta..
ini cinta paling sederhana yang pernah kurasa
ini cinta yang arusnya paling menenangkan
ini cinta yang hembusnya paling menyejukkan
ini cinta yang sinarnya paling menghangatkan
ini cinta yang terangnya tidak menyilaukan
cinta yang sesuai takaran dan timbangannya
cinta yang tak berlebih, cinta yang berkecukupan
cinta yang sederhana dan tak biasa..

tuhan, tolong jaga kami berdua..


semangat kompreee


Bismillah. Rabbi zidni 'ilman warzuqni fahman. 

ma'an najah asti.
ma'an najah ulum.


napak tilas


kursi besi di depan puma

di depan OK

Laboratorium Mikrobiologi


ruang tunggu UGD

tempat makan pertama kali

tangga puma

Masjid Abu Bakar

mengintip ke bawah

di depan perpus pusat

di bawah pohon beringin

jalan pulang

perjalanan sendiriku mengingatmu kembali.
25 April 2013
nikon L310, firdausil.


tanpa batas


ada batas antara fantasi dan dunia nyata
ada batas antara rencana dan hasilnya
ada batas antara alam manusia dan alam ghoib
ada batas antara rumahku dengan tetangga
tapi
tiada batas antara aku dan Dia
antara usaha dan tawakal pun tak ada batasnya.

-C.H.


Rabu, 24 April 2013



Allah, asti sama ulum pengen jadi dokter. 
Boleh kan ya?


Selasa, 23 April 2013

titik nadhir


meskipun jelaga terus menerus ditaburkan
di atas arang sisa penghangusan,
tetap saja hitam adalah hitam.
karena jarak sudah tak lagi berjarak,
kilometer berada pada angka nol,
dan waktu sudah tak memiliki detik lagi.
tiga jarum berhimpit di titik dua belas,
maka ruang pun hampa tak ada ruang.
itukah awal atau itukah akhir?
untuk catatan yang tak ada catatannya,
di tatapan mata yang kosong melompong,
pada penghentian semu yang bohong.
separah inikah kita?
titik nadhir hadir,
menyelaraskan takdir.