Pages

Rabu, 02 Oktober 2013





kata papa,
jauhilah prinsip 'menerima apa adanya'.
karena itu akan membuat pasangan, baik istri maupun suami,
berhenti untuk memperbaiki diri.
tanamkanlah sikap yang sebaliknya.
yakni terus menerus menumbuhkan jiwa pembelajar.
jiwa yang tidak pernah puas terhadap kapasitas diri.
jiwa yang selalu ingin memperbaiki diri, dari hari ke hari.








konon, kata mama,
jangan suka berprasangka.
karena ketidaktahuan tidak akan membuat kita bahagia.
bertanyalah, luruskan semua duduk perkaranya.





belajar dari pasien



dari sini aku paham,
bahwa komunikasi yang sebenarnya adalah apa yang diterima.
bukan apa yang disampaikan.





Senin, 23 September 2013

rumah sakit



tiap hari malaikat maut visit ke situ.
eh kamu malah seenaknya.
bukannya banyak istighfar, malah kayak gitu..
harusnya di tempat itu jadi lebih sering inget mati
eh kamu malah lupa diri.
payah..



Minggu, 22 September 2013

layaknya sepasang sepatu




kata papa,
suami istri itu bagaikan sepasang sepatu.
walau tak sama persis, namun serasi.
saat berjalan pun tak pernah persis berdampingan, 
tapi tujuannya sama.
walau tak pernah bisa ganti posisi,
namun saling melengkapi.
selalu sederajad,
tak ada yang lebih rendah atau lebih tinggi.
bila yang satu hilang,
maka yang lain tak punya arti.



laki-laki romantis




kata mama,
jangan menilai keromantisan
dengan sepotong coklat,
sekuntum bunga,
atau kalimat-kalimat indah
yang membuatmu melayang terbuai oleh rayu.
karena sungguh, akhlak yang mulia
adalah keromantisan yang tiada duanya.






terima kasih untuk hari ini.
besok datang lagi ya,
kita main sama-sama lagi.
-nafirda-





konon semua orang punya kisah untuk diceritakan,
dan semua orang memang punya.