Pages

Senin, 10 Maret 2014

doa jagat raya



airmatakah atau harapan
yang berkilauan di luas jagat raya sana?
berdegup-degup bagai nadi dalam duri
mencari-cari isyarat yang dikirim bumi
ke angkasa.
boleh jadi ada doa yang kita panjatkan
oleh jagat raya dikirim pulang
kembali ke bumi kalbu kita sendiri.


cermin



cermin tak pernah berteriak.
ia pun tak pernah meraung, tersedan, atau terisak.
meski apapun jadi terbalik di dalamnya.
barangkali ia hanya bisa bertanya:
mengapa kau seperti kehabisan suara?


darurat selalu



engkau datang dalam hidupku
bagai gempa.
mengirimkan runtuhan kota
ke tentram kalbuku.
sejak itu
jiwaku darurat selalu.
bergegas membangun tenda-tenda sepanjang jalan
yang sesak oleh erangan rindu.



Selasa, 04 Maret 2014

di tangan anak-anak



di tangan anak-anak, kertas menjelma perahu sinbad yang tak takluk kepada gelombang.

menjelma burung yang jeritnya membukakan kelopak-kelopak bunga di hutan.

di mulut anak-anak, kata menjelma kitab suci.



"Tuan, jangan kau ganggu permainanku ini."



cara membunuh burung



bagaimanakah cara membunuh burung yang suka berkukuk bersama teng-teng jam dinding yang tergantung sejak kita belum dilahirkan itu?

soalnya ia bukan seperti burung-burung yang suka berkicau setiap pagi meloncat dari cahaya ke cahaya di sela-sela ranting pohon jambu.

soalnya ia suka mengusikku tengah malam, padahal aku sering ingin sendirian.



tentang matahari



matahari yang di atas kepalamu itu
adalah balonan gas yang terlepas dari tanganmu
waktu kau kecil.

adalah bola lampu yang ada di atas meja
ketika kau menjawab surat-surat
yang teratur kau terima dari sebuah alamat.

adalah jam weker yang berdering
saat kau harus menunduk kepada Tuhan.

adalah gambar bulan yang dituding anak kecil itu
sambil berkata "ini matahari! ini matahari!"

matahari itu? ia memang di atas sana
supaya selamanya kau menghela
bayang-bayangmu itu.




Hujan dalam komposisi



apakah yang kita harapkan dari hujan?
mula-mula ia di udara tinggi
ringan dan bebas.
lalu mengkristal dalam dingin,
kemudian melayang jatuh ketika tercium bau bumi
dan menimpa pohon jambu itu
tergelincir dari daun-daun
melenting di atas genting
tumpah di pekarangan rumah
dan kembali ke bumi.

apa yang kita harapkan?
hujan yang jatuh di jalan yang panjang
menyusurinyadan tergelincir masuk selokan kecil.
gemericik suaranya menyusur selokan,
terus mericik sejak sore
mericik juga di malam gelap ini
bercakap tentang lautan.

apakah? mungkin ada juga hujan yang jatuh di lautan.
selamat tidur.



Minggu, 02 Maret 2014

perahu kertas



waktu masih kanak-kanak, kau membuat perahu dan kau layarkan di tepi kali. alirnya sangat tenang dan perahumu bergoyang menuju lautan.

"ia akan singgah di bandar-bandar besar," kata seorang lelaki tua. kau sangat gembira, pulang dengan berbagai gambar warna-warni di kepala. sejak itu kau pun menunggu kalau-kalau ada kabar dari perahu yang tak pernah lepas dari rindumu itu.

akhirnya kau dengar juga pesan dari lelaki tua itu, dua puluh tahun kemudian saat kau sudah tampan dan dewasa. tapi lelaki tua itu tidak bertambah tua.

"telah dipergunakan perahumu itu dalam sebuah petualangan besar, dan kini dia terdampar di bandar paling besar. QMRH namanya."